Dongkrak Penerimaan Peserta Didik Baru, MTs. Azzaky Optimalkan Medsos dan Website
Pekalongan, MTs. Azzaky - Selama kurun waktu enam bulan terakhir ini, MTs Azzaky telah berusaha menjaring sebanyak mungkin peserta didik baru guna menghadapi tahun pelajaran 2024/2025. Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibentuk oleh Kepala Madrasah telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempublikasikan dan menjaring sebanyak mungkin calon peserta didik dari tingkat SD atau MI. Pamflet, spanduk, maupun MMT sudah disebar di berbagai titik strategis di Pekalongan dan sekitarnya. Bahkan, hanya di tahun ini, panitia PPDB melakukan inovasi dengan memberikan discount Daftar Ulang (cash back) sebesar Rp. 500.000. Namun, tentu saja untuk mendapatkan potongan ini, ada syaratnya, yaitu (1) melalui Jalur Prestasi, atau (2) Jalur Undangan.
Berdasarkan keterangan dari ketua PPDB, Bapak Syafieq Nabela Syauqi, S.Pd, bahwa Jalur Prestasi ditujukan bagi calon siswa yang memiliki prestasi dalam bidang Akademik (Tahfidz minimal tiga juz al-Qur’an), atau bidang Non-Akademik (pernah menjadi juara minimal tingkat Kota/Kabupaten). Sementara Jalur Undangan ditujukan bagi mereka yang mendapat undangan yang disebarkan oleh panitia melalui para alumni MTs Azzaky. “Harapannya dengan potongan Daftar Ulang ini, semakin banyak calon wali santri yang tertarik untuk mendaftarkan anaknya di MTs Azzaky,” pungkasnya.
Dalam kurun waktu tersebut, PPDB MTs Azzaky telah menjaring calon siswa sebanyak 125 anak, terdiri dari 40 laki-laki dan 85 perempuan. Namun seiring berjalannya waktu, ada anak yang mengundurkan diri karena beberapa alasan, sehingga jumlah final siswa yang diterima di kelas 7 MTs Azzaky sebanyak 118 anak (34 laki-laki dan 84 perempuan).
Sementara itu, dari kuisioner yang disebar kepada calon wali murid tentang sumber info MTs maupun ponpes, terkuak fakta bahwa mereka yang mengetahui info keberadaan MTs Azzaky/ponpes dari alumni sebesar 16,5 %, yang tahu info dari saudara/tetangga sebesar 33,2 %, dan yang mendapat info dari internet (medsos dan website) sebesar 20,6 %. Selebihnya bersumber dari Guru/Pengasuh, santri aktif, walisantri, dan lain-lain. Berkaca dari data tersebut, perlu kiranya MTs Azzaky lebih mengoptimalkan lagi fungsi media sosial dan website yang dimiliki, serta mempublikasikan kegiatan-kegiatannya. Hal ini senada dengan apa yang sering diungkapkan oleh bapak kepala madrasah, H. M. Muhlisin, Lc., M.Ag di berbagai kesempatan. “Di era teknologi seperti sekarang ini, hukumnya fardhu ‘ain untuk memanfaatkan medsos sebagai media promosi MTs kita kepada masyarakat luas, karena segmen kita rata-rata adalah para wali santri yang berdomisili di luar Kota Pekalongan,” ungkap beliau.
Sebagai informasi, akun Instagram MTs Azzaky beralamat di: @mtsazzaky, TikTok: @mtsazzaky, Facebook : MTs Azzaky, dan Channel Youtube-nya: www.youtube.com/@mts-azzaky [Fudy].
